Kelas Reguler
Belajar dalam kelompok kursus reguler yang interaktif dan menyenangkan.
- Durasi: 8–10x pertemuan
- Keunggulan: Materi terstruktur sesuai tahap anak dalam mengenal kosakata & dasar bahasa Arab.
Dari salam sehari-hari hingga kosakata yang sering didengar saat berdoa, kenalkan bahasa Arab melalui cerita, permainan, dan percakapan sederhana. Bersama Guru Bahasa, anak belajar dengan arahan Ustadz/Ustadzah dan langkah yang sesuai usianya.
Keinginan mengenalkan bahasa Arab sejak kecil sering kali sudah ada. Tantangannya, menemukan cara belajar yang membuat anak tertarik dan benar-benar memahami apa yang dipelajari.
Materi bahasa Arab mudah ditemukan di internet. Namun, belum tentu urutan pelajaran, pengucapan, dan tingkat kesulitannya cocok untuk usia anak.
Di sela aktivitas harian, menyiapkan materi dan mendampingi latihan secara rutin memang tidak selalu mudah.
Anak mungkin bisa menirukan kosakata, tetapi masih membutuhkan bimbingan untuk memahami makna dan memakainya dalam percakapan sederhana.
Itulah mengapa pendampingan Ustadz/Ustadzah dan aktivitas yang sesuai usia penting dalam perjalanan belajarnya.
Belajar bahasa Arab anak interaktif tidak harus dipenuhi hafalan panjang. Anak bisa mulai dari benda di sekitarnya, sapaan, warna, angka, hingga percakapan ringan yang dekat dengan kesehariannya.
Aktivitas disesuaikan dengan kemampuan awal dan rentang perhatian anak.
Visual, lagu, kartu kata, dan role-play membuat kosakata lebih mudah diingat.
Ustadz/Ustadzah membantu anak mencoba pelafalan dan ungkapan sehari-hari secara bertahap.
Kosakata diperkenalkan bersama contoh penggunaan, bukan sekadar dihafalkan.
Bahasa Arab hadir dalam banyak momen yang akrab di rumah: salam, ungkapan baik, doa, dan bacaan yang didengar anak. Mengenal kosakata serta maknanya bisa menjadi awal yang indah untuk menumbuhkan kedekatan itu.
Kenali sapaan dan ungkapan sederhana yang bisa dipraktikkan dalam keseharian.
Belajar nama benda, anggota keluarga, aktivitas, dan lingkungan sekitar.
Mengenali arti kata-kata dasar yang kerap didengar dalam doa dan kegiatan sehari-hari, sesuai tahap belajar anak.
Kelas bahasa Arab berfokus pada keterampilan berbahasa. Pembelajaran tahsin, tajwid, atau tafsir Al-Qur'an memerlukan program dan pengajar khusus.
Perjalanan belajar anak punya banyak pencapaian kecil. Melalui rancangan laporan perkembangan, Ayah & Bunda bisa mengikuti kosakata yang telah dipelajari, latihan percakapan, kehadiran, dan catatan Ustadz/Ustadzah.
Lihat topik dan kata yang sudah dipelajari anak.
Ketahui hal yang sudah dikuasai dan latihan berikutnya.
Ikuti kehadiran dan aktivitas pembelajaran secara berkala.
*Contoh fitur yang direncanakan. Bentuk laporan dan ketersediaan akses perlu dikonfirmasi dengan Guru Bahasa.
Seluruh angka, grafik, dan catatan adalah ilustrasi, bukan hasil siswa nyata.
Setiap anak punya ritme berbeda. Temukan pilihan kursus bahasa Arab anak online sesuai usia, karakter, dan kebutuhan belajarnya.
Belajar dalam kelompok kursus reguler yang interaktif dan menyenangkan.
Satu anak, satu Ustadz/Ustadzah. Belajar lebih fokus dengan materi, tempo, dan aktivitas yang disesuaikan dengan kemampuan anak.
Belajar dalam kelompok kecil 2–3 anak dengan interaksi yang dekat bersama Ustadz/Ustadzah dan teman belajar.
*Pilihan usia dan jumlah peserta merupakan rancangan segmentasi awal, konfirmasi detail paket dengan tim Guru Bahasa.
Ayah & Bunda bisa memulai dengan bercerita tentang kebutuhan anak. Tim Guru Bahasa membantu menentukan langkah selanjutnya.
Ceritakan usia, pengalaman belajar, dan tujuan anak mengenal bahasa Arab.
Asesmen ringan membantu menentukan titik awal pembelajaran, bila tersedia.
Anak mengikuti kelas melalui cerita, permainan, dan latihan interaktif.
Diskusikan hasil belajar dan fokus latihan berikutnya bersama Ustadz/Ustadzah.
Ilustrasi pengalaman belajar anak
“Dulu kalau diajak latihan bahasa Arab, jawabnya malu-malu. Sekarang kalau lihat benda di rumah, suka spontan nyebut bahasa Arabnya. Pengucapannya masih belajar, tapi sudah jauh lebih berani mencoba.”
“Awalnya saya kira bakal susah bikin anak betah belajar bahasa Arab. Ternyata dia paling suka sesi gambar dan tebak kata. Sekarang malah sering ngajak saya main tebak-tebakan kosakata di rumah.”
“Sebelumnya anak saya lebih banyak menghafal kata satu-satu. Sekarang dia mulai paham kapan kata itu dipakai, misalnya waktu menyapa atau menyebut benda. Memang belum lancar, tapi perkembangannya terasa.”
Rancangan Arabic for Kids ditujukan untuk usia 3–12 tahun. Untuk anak usia dini, aktivitas dapat lebih banyak menggunakan visual, lagu, gerak, dan permainan sederhana. Kesiapan anak tetap menjadi pertimbangan saat memilih kelas.
Tidak selalu. Anak yang baru mengenal bahasa Arab bisa memulai dari aktivitas mendengar, mengucapkan, dan mengenali kosakata. Materi membaca huruf Arab dapat disesuaikan dengan kemampuan awal serta cakupan program yang tersedia.
Berbeda. Kelas bahasa Arab berfokus pada kosakata, pemahaman bahasa, pelafalan, dan percakapan dasar. Keterampilan membaca Al-Qur'an sesuai kaidah tajwid atau pembahasan tafsir memerlukan program khusus.
Bisa, dengan aktivitas yang sesuai usia, kesempatan berbicara, permainan, dan umpan balik Ustadz/Ustadzah. Durasi serta jenis aktivitas sebaiknya disesuaikan dengan rentang perhatian anak.
Guru Bahasa dapat merancang evaluasi berkala berupa kosakata yang sudah dipelajari, latihan yang dikuasai, dan catatan Ustadz/Ustadzah. Detail format serta frekuensi laporan perlu dipastikan saat konsultasi.
Yuk, hadirkan pengalaman belajar bahasa Arab yang menyenangkan dan dekat dengan keseharian si Kecil. Ceritakan kebutuhan anak, lalu temukan kelas yang paling cocok bersama Guru Bahasa.
Tanyakan jadwal, format kelas, dan informasi pendaftaran.